BUTON UTARA – Pemerintah Kabupaten Buton Utara (Butur) kembali menorehkan prestasi gemilang dalam tata kelola keuangan daerah. Untuk kesembilan kalinya secara berturut-turut, Pemkab Buton Utara berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.
Penghargaan bergengsi ini diterima langsung oleh Bupati Buton Utara, Afirudin Mathara, dari Kepala BPK RI Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra). Prosesi penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) tersebut berlangsung di Auditorium Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Sultra, Jalan Sao-sao Nomor 10, Kendari, pada Senin (25/5/2026).
Prestasi ini menjadi catatan penting sekaligus bukti nyata dari komitmen Pemkab Buton Utara dalam menjaga konsistensi pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan standar pemeriksaan keuangan negara.
Bupati Buton Utara sekaligus Ketua DPC Gerindra Butur, Afirudin Mathara, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas capaian luar biasa ini. Menurutnya, opini WTP yang kembali diraih merupakan buah dari sinergi dan kerja keras seluruh elemen pemerintahan di Buton Utara.
“Pada hari ini tentu kami selaku Pemerintah Kabupaten Buton Utara sangat bersyukur dan bergembira atas raihan WTP dari BPK. Ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran pemerintah daerah, DPRD, serta Forkopimda,” ujar Afirudin usai menerima penghargaan.
Raihan sembilan kali berturut-turut ini dinilai menjadi indikator positif bahwa sistem pengelolaan keuangan di Buton Utara terus berjalan di jalur yang benar, berorientasi pada pelayanan publik, dan akuntabel.
Meski kembali mengukir prestasi, Afirudin menegaskan bahwa opini WTP ini bukan akhir dari segalanya. Capaian ini justru menjadi tantangan untuk terus menjaga kedisiplinan anggaran ke depan.
“Keberhasilan memperoleh opini WTP bukan berarti seluruh pekerjaan telah selesai. Yang paling utama adalah bagaimana kita mempertahankan tata kelola yang baik ini ke depannya,” tegasnya.
Ia pun optimistis bahwa sistem pengelolaan keuangan Pemerintah Kabupaten Buton Utara akan terus mengalami perbaikan dari tahun ke tahun. Hal ini ditandai dengan semakin minimnya temuan-temuan berulang dalam setiap proses pemeriksaan oleh BPK.
Di akhir penyampaiannya, Afirudin juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada BPK RI Perwakilan Sulawesi Tenggara. Ia berterima kasih atas bimbingan, arahan, serta komunikasi yang terjalin dengan sangat baik dan profesional selama proses audit berlangsung.
