“Diduga Ada Mafia Solar Subsidi di Camplong, Aktivitas Pengisian Jerigen di SPBU Jadi Sorotan”
Presnews.my.id|SAMPANG — Dugaan penyalahgunaan distribusi BBM subsidi kembali mencuat di SPBU 54.692.06 Jalan Raya Camplong, Desa Tambaan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang. SPBU yang berada di sekitar Terminal Pertamina Camplong itu diduga melayani pengisian solar subsidi menggunakan ratusan jerigen yang disebut milik pengepul atau penimbun BBM ilegal.
Berdasarkan pantauan tim media pada Minggu (18/5/2026), aktivitas pengisian solar subsidi diduga berlangsung pada siang hingga malam hari. Setelah diisi, jerigen-jerigen tersebut disebut diangkut menggunakan mobil pick up berwarna hitam bernopol W xxxx PV menuju lokasi yang diduga menjadi tempat penimbunan di wilayah utara Kabupaten Sampang.
Aktivitas tersebut disebut bukan kejadian baru. Sejumlah warga mengaku telah lama melihat praktik serupa berlangsung hampir setiap hari di lokasi tersebut.
“Sering mas, siang malam ada jerigen menumpuk, sudah biasa seperti itu,” ujar Muhammad, warga sekitar.
Selain itu, salah satu pihak di lokasi diduga menyampaikan bahwa aktivitas tersebut aman karena “sudah berlangganan sama Abah”. Pernyataan itu memunculkan dugaan adanya praktik distribusi BBM subsidi yang berjalan secara terstruktur, meski kebenarannya masih perlu dibuktikan melalui penyelidikan pihak berwenang.
Dugaan penyalahgunaan BBM subsidi ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat karena solar subsidi diperuntukkan bagi sektor tertentu sesuai ketentuan pemerintah, bukan untuk diperjualbelikan kembali atau ditimbun.
Publik pun mendesak pihak terkait, termasuk Pertamina Patra Niaga, BPH Migas, dan aparat penegak hukum untuk melakukan investigasi terhadap dugaan praktik mafia solar subsidi di wilayah Camplong, mulai dari aktivitas pengisian di SPBU, kendaraan pengangkut, hingga dugaan jaringan penimbunan BBM ilegal.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU terkait dugaan tersebut.(Tim)
