“Sekolah Dibiarkan Runtuh: SDN Gulbung IV Sampang di Ambang Kepunahan”

“Sekolah Dibiarkan Runtuh: SDN Gulbung IV Sampang di Ambang Kepunahan”

Minggu, 26 April 2026, April 26, 2026

“Sekolah Dibiarkan Runtuh: SDN Gulbung IV Sampang di Ambang Kepunahan”



Presnews.my.id|SAMPANG – Potret buram dunia pendidikan kembali tersingkap dari SD Negeri Gulbung IV, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang. Sekolah yang semestinya menjadi ruang aman dan layak bagi anak-anak justru berada di ambang kepunahan—fisiknya rapuh, sementara proses belajar-mengajar terpaksa berlangsung di luar ruang. Minggu 26-4-2026.



Kerusakan bangunan bukan persoalan baru. Dinding retak, atap menganga, hingga ruang kelas yang tak lagi layak pakai telah menjadi pemandangan bertahun-tahun. Namun yang lebih memprihatinkan, kondisi ini seperti dibiarkan tanpa arah. Tidak tampak langkah konkret yang benar-benar menjawab kebutuhan mendesak sekolah tersebut.


Dalam situasi serba terbatas, siswa dan guru dipaksa beradaptasi dengan kondisi yang jauh dari standar kelayakan. Kegiatan belajar dilakukan di luar ruangan, bergantung sepenuhnya pada cuaca. Saat terik menyengat, konsentrasi buyar. Ketika hujan turun, proses belajar praktis terhenti.


Realitas ini menjadi ironi di tengah berbagai klaim peningkatan mutu pendidikan. Di saat anggaran terus digelontorkan, SDN Gulbung IV justru seperti luput dari perhatian—terjebak dalam pembiaran yang tak kunjung menemukan ujung.


Sementara itu, salah satu alumni, Mas Tono, mendesak pemerintah daerah agar berhenti menunda dan segera mengambil keputusan tegas.


“Kalau memang tidak ada jalan keluar, lebih baik sekolah tersebut dirobohkan dan siswa-siswi dipindah ke SDN Gulbung yang terdekat, atau dibangun baru di tanah pecaton,” tegasnya kepada awak media Sabtu (25/4). 


Pernyataan diatas mencerminkan kegelisahan masyarakat yang sudah terlalu lama menunggu kepastian. Bagi mereka, yang dibutuhkan bukan lagi janji, melainkan tindakan nyata: memperbaiki total, merelokasi siswa, atau membangun sekolah baru yang benar-benar layak.


Jika kondisi ini terus dibiarkan, SDN Gulbung IV bukan hanya terancam kehilangan bangunan, tetapi juga menjadi simbol kegagalan dalam menjamin hak dasar pendidikan. Di balik tembok yang retak dan atap yang runtuh, ada masa depan anak-anak yang ikut dipertaruhkan. (Wir) 

TerPopuler