“Laka Laut di Pulau Mandangin, BPBD Sampang Kerahkan Tim SAR Gabungan Cari Korban Hilang”
Presnews.my.id|Sampang – Seorang warga Dusun Candin, Desa Pulau Mandangin, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang dilaporkan hilang setelah diduga terjatuh dari kapal di perairan sekitar Pulau Mandangin. Korban diketahui bernama Jumail (57), yang hingga Minggu (17/5/2026) pagi masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.
Berdasarkan laporan operasi SAR hari pertama (H+1), insiden tersebut terjadi pada Sabtu (16/5/2026) sekitar pukul 17.50 WIB. Korban dilaporkan berada di bagian buritan kapal saat perahu yang ditumpanginya hampir tiba di tujuan. Namun, kapal diduga tersangkut karang sehingga menyebabkan korban terpental dan jatuh ke laut sebelum akhirnya hilang.
Dari keterangan saksi, yakni Hasim dan Hamdi, korban diketahui memiliki riwayat penyakit stroke, yang diduga dapat mempengaruhi kondisi fisiknya saat kejadian berlangsung.
Sejak menerima laporan, tim SAR gabungan langsung bergerak melakukan upaya pencarian dengan metode penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Unsur yang terlibat dalam operasi tersebut terdiri dari BPBD Sampang, Sat Polairud Polres Sampang, Basarnas Pos SAR Sumenep, perangkat desa, serta masyarakat setempat.
Berbagai alat utama SAR juga dikerahkan untuk mendukung proses pencarian, di antaranya perahu karet dan speedboat milik BPBD Sampang, speedboat Sat Polairud Polres Sampang, perahu karet Basarnas, hingga kapal nelayan warga.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Mohammad Hozin, mengatakan bahwa pencarian masih terus dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan titik terakhir korban dilaporkan hilang.
“Tim SAR gabungan saat ini masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian untuk mencari korban. Kami mengoptimalkan seluruh unsur dan armada yang ada agar proses pencarian berjalan maksimal. Kondisi cuaca pagi ini terpantau cerah berawan sehingga cukup mendukung operasi pencarian,” ujar Mohammad Hozin.
Ia juga mengimbau masyarakat sekitar, khususnya para nelayan yang beraktivitas di perairan Pulau Mandangin, agar segera melapor apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
“Kami berharap masyarakat ikut membantu memberikan informasi apabila menemukan petunjuk terkait korban, sehingga proses evakuasi dapat segera dilakukan,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, korban atas nama Jumail masih belum ditemukan dan operasi pencarian oleh tim SAR gabungan terus berlangsung. (Wir)
