JAKARTA, 13 OKTOBER 2026 - Alarm bahaya demokrasi meraung keras! Di saat rakyat menjerit menahan beban hidup, Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka justru mempertontonkan manuver ugal-ugalan: safari politik terselubung untuk mengkavling Pilpres 2029.
Peringatan keras itu dilontarkan Aktivis 98 Poros 98, Bilung Silaen, dalam Press Conference di Tebet, Jakarta Selatan.
"Pilpres 2029 masih 3 tahun lagi! Tapi mereka sudah keliling Indonesia kampanye. Ini Presiden-Wapres atau team sukses ? Negara dan Amanat rakyat di tinggal kan untuk capres 2029! Kepala negara itu pelayan dan harus melayani rakyat, bukan sibuk ngurusin jadi capres 2029 !" Ujar Bilung silaen.
Bilung membongkar borok program rezim yang ia sebut sebagai proyek bancakan oligarki.
"MBG BANGKRUT! Koperasi Merah Putih HANCUR! Itu bukan program rakyat, itu sarang maling baru! Badan Gizi Nasional itu cuma kedok bagi-bagi proyek. BUBARKAN BGN SEKARANG JUGA! Stop MBG dan Kopdes Merah Putih yang jadi mesin bancakan oligarki!" tegasnya.
Tak hanya itu, bilung menyebut rentetan janji manis lainnya hanya omong kosong.
"Cek kesehatan gratis, 3 juta rumah, swasembada pangan, lapangan kerja - SEMUA OMONG KOSONG! Tidak ada grand design, tidak ada kerja serius. Yang ada hanya jargon kosong untuk menipu rakyat!"
Menurut Bilung, ini bukan sekadar gagal urus, ini adalah kudeta kedaulatan secara sistematis.
"Ini perampasan kedaulatan! Oligarki mau telan semua aset negara. Dinasti mau kuasai republik ini selamanya. Ingat, kedaulatan itu di tangan rakyat, bukan di tangan segelintir oligarki dan dinasti!"
Ia menutup dengan seruan Revolusi....Revolusi Budaya.
"Jalan keluarnya cuma satu: REVOLUSI BUDAYA! Tanpa Revolusi Budaya, Indonesia akan terus terpuruk, rakyat akan terus jadi tumbal. Saatnya BANGKIT! LAWAN! Rebut kembali Indonesia dari cengkraman oligarki dan Pemilik modal !"
