"Bentengi Masa Depan Pelajar, Polsek Sampang Kota Gaungkan Perang Melawan Narkoba, Rokok, dan Bullying"
![]() |
| _Gambar ini di ambil ketika sosialisasi di SMKN 2 Sampang_ |
Presnews.my.id|Sampang – Upaya membangun generasi muda yang berkarakter dan taat hukum terus diperkuat sejak bangku sekolah. Momentum Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027 dimanfaatkan Polsek Sampang Kota melalui program Police Goes to School yang digelar di Aula SMKN 2 Sampang, Jalan Samsul Arifin, Kelurahan Polagan, Kabupaten Sampang, Rabu (15/7/2026).
Kegiatan yang diikuti sebanyak 256 siswa baru tersebut tidak hanya berisi penyuluhan tentang hukum dan ketertiban, tetapi juga dirangkai dengan Deklarasi Anti Rokok Konvensional dan Elektrik di Lingkungan Sekolah, Gema Interaksi Sekolah Jawa Timur, serta Penganugerahan Sikap Awards 2026 sebagai bentuk penguatan budaya sekolah yang sehat, aman, dan berkarakter.
Turut hadir dalam kegiatan itu Wakil Kepala Kesiswaan SMKN 2 Sampang Moh. Bashori Afnani, S.Pd., Ps. Kanit Bhabinkamtibmas Polsek Sampang Kota Aipda Doddy Fitria D., S.H., M.H. sebagai pemateri, Ps. Kanit Binmas Aipda Andieka S., Briptu Afrizal, jajaran dewan guru, serta pengurus OSIS.
Dalam penyampaian materinya, Aipda Doddy Fitria mengingatkan para pelajar agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba, kebiasaan merokok, tindakan perundungan (bullying), maupun berbagai bentuk kenakalan remaja yang berpotensi merusak masa depan.
"Narkoba dapat menghancurkan masa depan, merokok berdampak buruk bagi kesehatan, sedangkan bullying meninggalkan luka bagi korban maupun pelakunya. Karena itu, para pelajar harus berani mengatakan tidak terhadap narkoba, no smoking, no bullying, serta menjauhi segala bentuk kenakalan remaja. Jadilah generasi yang disiplin, berprestasi, dan membanggakan keluarga serta sekolah," tegasnya.
Sementara itu, Kapolsek Sampang Kota IPTU Indarta H., S.H., M.M. melalui Kanit Binmas Aipda Andieka S. menegaskan bahwa program Police Goes to School merupakan bagian dari komitmen Polri dalam membangun kedekatan dengan dunia pendidikan sekaligus menanamkan kesadaran hukum sejak usia sekolah.
"Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra pendidikan. Melalui kegiatan ini kami ingin menumbuhkan kesadaran hukum sejak dini, membangun karakter pelajar yang disiplin, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan kondusif. Kami berharap para siswa mampu menjadi teladan dan pelopor ketertiban, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat," ujarnya.
Sepanjang kegiatan berlangsung, para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi. Selain memperoleh edukasi mengenai bahaya narkoba, rokok, dan bullying, mereka juga diajak membangun komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, aman, serta bebas dari berbagai perilaku negatif.
Bagi dunia pendidikan, membentuk generasi unggul tidak cukup hanya melalui prestasi akademik. Penanaman karakter, disiplin, kepatuhan terhadap hukum, kepedulian terhadap sesama, serta gaya hidup sehat menjadi fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas. Sinergi antara sekolah dan kepolisian melalui program Police Goes to School menjadi salah satu langkah nyata untuk membangun kesadaran sejak dini agar para pelajar tumbuh sebagai pribadi yang bertanggung jawab, berintegritas, dan berakhlak mulia.
Komitmen tersebut sejalan dengan cita-cita besar mewujudkan Indonesia Emas 2045, ketika bangsa ini diproyeksikan memasuki satu abad kemerdekaan dengan ditopang oleh generasi yang cerdas, sehat, berkarakter, taat hukum, serta mampu bersaing di tingkat global. Dari ruang-ruang kelas dan lingkungan sekolah yang aman, tertib, serta bebas dari narkoba, rokok, dan perundungan, diharapkan lahir generasi penerus yang tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga dan daerah, tetapi juga menjadi pilar utama kemajuan bangsa menuju Indonesia Emas.
Editor: Wir
