Presnews.my.id|SAMPANG - Angin kencang yang menerjang wilayah Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, pada Jumat (6/3/2026) sore menyebabkan tiga pohon berukuran besar tumbang dan sempat menutup akses jalan warga di Dusun Nasaran, Desa Kodak.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB ketika angin kencang tiba-tiba melanda kawasan tersebut. Pohon mangga, nangka, dan jambu mete dengan diameter hingga 70 sentimeter roboh dan melintang di badan jalan, sehingga aktivitas warga sempat terganggu.
Mendapat laporan dari masyarakat, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang langsung bergerak cepat menuju lokasi. Proses evakuasi dilakukan pada Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 01.15 WIB dengan melibatkan sejumlah unsur terkait.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sampang Fajar Arif Taufikurrahman melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik Mohammad Hozin mengatakan, pohon yang tumbang memiliki ukuran cukup besar sehingga sempat menghambat akses jalan warga.
“Pohon yang tumbang terdiri dari pohon mangga dengan diameter sekitar 50 sentimeter, pohon nangka 50 sentimeter, dan pohon jambu mete sekitar 70 sentimeter. Ketiganya tumbang akibat terpaan angin kencang dan menutup akses jalan di lokasi,” ujarnya.
Menurutnya, beruntung dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian material. Meski demikian, petugas tetap melakukan penanganan cepat untuk memastikan jalur kembali aman dilalui.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun kerugian material. Namun karena posisi pohon melintang di jalan, tim segera melakukan evakuasi agar akses warga kembali normal,” jelas Hozin.
Dalam proses penanganan tersebut, BPBD Sampang tidak bekerja sendiri. Sejumlah unsur turut terlibat, di antaranya AGISENA BPBD Jawa Timur, PLN Sampang, serta warga setempat yang ikut membantu proses pembersihan batang dan ranting pohon.
Petugas melakukan pemotongan batang pohon menggunakan peralatan khusus sebelum menyingkirkan sisa material yang menutup badan jalan. Setelah beberapa waktu proses evakuasi berlangsung, akses jalan akhirnya kembali terbuka dan dapat dilalui masyarakat.
“Tim melakukan koordinasi dengan pihak terkait, kemudian langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi dan pembersihan pohon tumbang. Saat ini seluruh material sudah berhasil disingkirkan dan akses jalan kembali normal,” tambahnya.
Saat ini kondisi cuaca di wilayah Kabupaten Sampang terpantau cerah. Meski begitu, BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
BPBD Sampang juga mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan kejadian darurat atau potensi bencana melalui layanan Emergency Call 081703224440 agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.(Wir)

