Aceh Utara - Pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang menghubungkan Gampong Teungoh, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara dengan Desa Blang Gurun, Kabupaten Bireuen, terus menunjukkan perkembangan positif. Personel gabungan dari Kodim 0103/Aceh Utara, Yonzipur 5/ABW, Yonzipur 17/AD, serta Denzibang 2/IM bersinergi di lapangan guna menuntaskan pembangunan infrastruktur vital bagi masyarakat perbatasan. Rabu (11/2/2026).
Di bawah pengawasan Tim Asistensi Pusziad, prajurit TNI saat ini memfokuskan pengerjaan pada tahap penarikan kabel baja seling atas dan seling tepi angin. Tahapan ini menjadi bagian krusial dalam memastikan kekuatan daya tarik serta stabilitas jembatan saat menahan beban dan terpaan angin di ketinggian.
Selain penguatan struktur kabel, personel TNI juga mulai melaksanakan pemasangan gelagar lintang serta pengecatan tiang gapura jembatan. Upaya tersebut dilakukan guna menunjang kekokohan konstruksi sekaligus memperindah tampilan jembatan sebagai fasilitas umum.
Hingga saat ini, progres fisik pembangunan Jembatan Gantung Garuda telah mencapai 42 persen. Keberadaan jembatan ini diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang dalam memperlancar mobilitas dan aktivitas perekonomian warga yang selama ini terkendala akses penyeberangan.
“Kami terus berupaya mempercepat pengerjaan agar jembatan ini segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Seluruh material yang digunakan juga telah melalui pengecekan teknis secara ketat untuk menjamin keamanan pengguna jembatan,” ujar salah satu perwira pengawas di sela pemantauan lapangan.
Seluruh rangkaian kegiatan pembangunan di wilayah teritorial Kodim 0103/Aceh Utara tersebut dilaporkan berjalan aman dan lancar. Sinergi lintas satuan zeni TNI ini menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam mendukung pembangunan infrastruktur nasional, khususnya di wilayah pedalaman Aceh


