Ratusan Wartawan Dibekali Kapasitas Jurnalistik, KWI Dorong Pers Makin Profesional

Ratusan Wartawan Dibekali Kapasitas Jurnalistik, KWI Dorong Pers Makin Profesional

Senin, 28 September 2026, September 28, 2026

 Ratusan Wartawan Dibekali Kapasitas Jurnalistik, KWI Dorong Pers Makin Profesional

Gambar ini di ambil ketika Ketika Moh Sahidi Ketua DPC Sampang menerima Patakah KWI
Sumber gambar Wir


Presnews.my.id|SURABAYA - Ratusan wartawan dari berbagai media di Jawa Timur mendapat pembekalan untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalisme jurnalistik dalam menghadapi perubahan cepat di era digital. Senin 28-9-2026.



Pembekalan tersebut menjadi fokus utama Seminar dan Pelatihan Jurnalistik Komunitas Wartawan Indonesia (KWI) yang mengusung tema “Meningkatkan Profesionalisme dan Kualitas Karya Jurnalistik”, di Hotel Sahid Surabaya pada Minggu (27/9).


Kegiatan ini tidak sekadar menjadi forum pertemuan insan pers, tetapi diarahkan sebagai ruang peningkatan kompetensi wartawan, terutama dalam menghadapi tantangan teknologi digital, penguatan literasi media, pemahaman hukum pers, serta peningkatan kualitas dalam menghasilkan karya jurnalistik.


Sejumlah narasumber memberikan pembekalan kepada peserta dengan materi yang berkaitan langsung dengan kebutuhan wartawan di lapangan. Mereka antara lain Fatchur Rohman, Web Developer Literasi Digital; M. Khoirul Rijal, S.Sos., M.Sosio, Produser Program Info Jatim Kominfo Jatim; Dr. Zaibi Susanto, S.H., M.H., pemateri hukum jurnalistik; serta Arju Herman, praktisi jurnalistik.


Materi yang diberikan menjadi bekal bagi wartawan untuk tidak hanya mengejar kecepatan dalam menyajikan informasi, tetapi juga memperkuat kemampuan menggali fakta, melakukan verifikasi, menguji informasi, memahami aspek hukum, serta menjaga etika dan akurasi pemberitaan.


Tantangan jurnalistik di era digital semakin kompleks. Kecepatan penyebaran informasi melalui berbagai platform menuntut wartawan memiliki kemampuan literasi digital yang memadai agar tidak terjebak pada informasi yang belum terverifikasi.


Karena itu, peningkatan kapasitas wartawan dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas produk jurnalistik. Kecepatan tanpa verifikasi berisiko melahirkan kesalahan informasi, sementara karya jurnalistik yang dibangun melalui proses yang profesional dapat memberikan informasi yang lebih bertanggung jawab kepada masyarakat.


Ketua Umum KWI Umar Hayat, A.Md., S.Pd., CFLE, C.LA-D., turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran jajaran pengurus KWI menjadi bagian dari komitmen organisasi dalam mendorong peningkatan kompetensi dan profesionalisme wartawan.


Ketua DPD KWI Jawa Timur Zainal Abidin juga hadir memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut. Seminar dan pelatihan diharapkan menjadi salah satu sarana bagi wartawan untuk terus memperbarui pengetahuan dan meningkatkan kemampuan jurnalistik sesuai perkembangan zaman.


Selain pembekalan jurnalistik, rangkaian kegiatan tersebut juga diisi dengan pelantikan Ketua DPC KWI Sampang dan Ketua DPC KWI Pamekasan sebagai bagian dari penguatan struktur organisasi KWI di daerah.


Melalui kegiatan tersebut, KWI mendorong agar peningkatan kapasitas wartawan tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi dapat diterapkan dalam aktivitas jurnalistik sehari-hari.


Wartawan dituntut bukan hanya mampu menulis berita, tetapi juga mampu memastikan bahwa informasi yang disampaikan kepada publik memiliki dasar fakta, melalui proses verifikasi, memahami aspek hukum, serta tetap menjunjung tinggi etika jurnalistik.


Dengan demikian, pembekalan dan peningkatan kapasitas menjadi bagian penting dalam membangun insan pers yang profesional sekaligus mampu menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

(Wir) 

TerPopuler