Police Goes to School: Polisi Sampang Sentuh Hati Pelajar, “Jaga Masa Depanmu!”
Presnews.my.id|SAMPANG – Senin pagi di SMPS Khoirur Rabbani, Jalan Selong Permai Barat, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan/Kabupaten Sampang, bukan sekadar tentang barisan rapi dan pengibaran bendera.
Di tengah suasana khidmat Upacara Bendera, hadir jajaran kepolisian dengan pesan yang jauh lebih dalam: menjaga masa depan anak-anak tidak cukup dengan menegakkan aturan, tetapi juga dengan membangun kesadaran sejak mereka masih duduk di bangku sekolah.
Pesan itulah yang dibawa Polsek Sampang Kota melalui program Police Goes to School, Senin (14/9/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolsek Sampang Kota IPTU Indarta H., S.H., M.M., yang bertindak sebagai pembina upacara. Turut hadir Kepala SMPS Khoirur Rabbani Moh. Ahnaf, S.Pd., jajaran guru dan staf sekolah, para siswa, serta sejumlah personel Polsek Sampang Kota.
Di hadapan para pelajar, IPTU Indarta menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah yang telah memberikan kesempatan kepada kepolisian untuk hadir dan berbagi pesan Kamtibmas secara langsung.
Namun, kehadiran polisi pagi itu bukan sekadar agenda seremonial. Ada pesan tentang disiplin. Ada ajakan untuk bertanggung jawab. Dan ada peringatan agar para pelajar tidak mudah terjerumus dalam berbagai persoalan yang dapat merampas masa depan mereka.
Kapolsek mengingatkan bahwa kedisiplinan tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Bahkan, berdiri tertib saat upacara menjadi latihan sederhana untuk membentuk karakter.
“Ketika upacara dimulai tidak ada gerakan. Ini merupakan hal kecil untuk melatih disiplin dan tanggung jawab,” pesan IPTU Indarta kepada para siswa.
Kalimat sederhana itu menyimpan pesan besar: masa depan tidak dibangun dalam satu malam. Ia dibentuk dari kebiasaan kecil, kedisiplinan, pilihan yang benar, dan keberanian untuk mengatakan tidak terhadap hal-hal yang dapat menghancurkan cita-cita.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek juga membacakan amanat Kapolres Sampang dalam rangka Upacara Bendera, Senin 14 September 2026.
Melalui program Police Goes to School, kepolisian ingin memastikan bahwa pesan tentang hukum dan keamanan tidak hanya disampaikan ketika pelanggaran telah terjadi. Edukasi justru diberikan sejak dini, ketika para pelajar sedang berada pada fase penting dalam menentukan arah hidupnya.
“Melalui program Police Goes To School, kami ingin menanamkan disiplin, kesadaran hukum, dan karakter positif kepada para pelajar. Jauhi narkoba, judi online, bullying, maupun tawuran, karena masa depan kalian jauh lebih berharga. Polisi akan terus hadir sebagai sahabat dan mitra dunia pendidikan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif,” tegas IPTU Indarta.
Pesan tersebut menjadi penting di tengah berbagai tantangan yang semakin dekat dengan kehidupan generasi muda.
Narkoba, judi online, perundungan hingga tawuran bukan sekadar persoalan pelanggaran aturan. Dampaknya bisa jauh lebih panjang: mengganggu pendidikan, merusak hubungan dengan keluarga, bahkan memupus cita-cita yang selama ini dibangun dengan susah payah.
Karena itu, para pelajar diajak untuk tidak sekadar takut pada hukuman, tetapi memahami alasan mengapa mereka harus menjaga diri.
Sebab di balik setiap seragam sekolah yang dikenakan pagi itu, ada cita-cita yang sedang diperjuangkan. Ada doa orang tua. Ada harapan guru. Dan ada masa depan yang masih terbentang panjang.
Suasana kegiatan kemudian berlangsung lebih cair. Usai upacara, para siswa mengikuti sesi tanya jawab seputar materi amanat Kapolres Sampang dan pesan-pesan Kamtibmas yang telah disampaikan.
Sejumlah siswa yang mampu menjawab pertanyaan dengan baik mendapatkan hadiah sebagai bentuk apresiasi. Momen tersebut menjadi jembatan yang mempererat komunikasi antara polisi dan para pelajar.
Kehadiran polisi pun tidak lagi terasa sebagai sosok yang hanya datang ketika terjadi pelanggaran. Sebaliknya, polisi hadir sebagai mitra yang mengajak para siswa berbicara, mendengar, sekaligus memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga diri.
Materi yang disampaikan mencakup pencegahan kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, judi online atau judol, perundungan (bullying), serta aksi tawuran antarpelajar.
Melalui kegiatan tersebut, Polsek Sampang Kota berharap para siswa mampu menaati aturan, menghormati sesama, berani menolak pengaruh negatif, serta ikut menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman dan kondusif.
Lebih dari sekadar penyuluhan Kamtibmas, Police Goes to School menjadi pengingat bahwa menjaga masa depan anak-anak bukan hanya tugas polisi. Itu adalah tanggung jawab bersama—orang tua, guru, sekolah, masyarakat, dan seluruh elemen bangsa.
Sebab ketika polisi memilih datang ke sekolah dan berbicara langsung dengan para pelajar, pesan yang ingin disampaikan sebenarnya sederhana:
Jangan rusak masa depanmu hanya karena kesalahan sesaat.
Jaga dirimu. Jaga cita-citamu. Karena ada banyak orang yang berharap melihatmu berhasil.
Dan pagi itu, di tengah barisan siswa SMPS Khoirur Rabbani, pesan tersebut menemukan tempatnya: bahwa polisi bukan hanya hadir untuk menegakkan hukum ketika masalah terjadi, tetapi juga berusaha hadir lebih awal—untuk mencegah agar mimpi seorang anak tidak pernah berhenti di tengah jalan.
Selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar dan tertib.
(Wir)
