"SATE CUP 2026 Ditutup, Sampang Menabur Bibit Juara untuk Mengharumkan Indonesia di Pentas Dunia"

"SATE CUP 2026 Ditutup, Sampang Menabur Bibit Juara untuk Mengharumkan Indonesia di Pentas Dunia"

Kamis, 30 Juli 2026, Juli 30, 2026

 "SATE CUP 2026 Ditutup, Sampang Menabur Bibit Juara untuk Mengharumkan Indonesia di Pentas Dunia"



Presnews.my.id|Sampang – Riuh tepuk tangan yang menggema di GOR Tennis Indoor Sampang, Rabu (29/7/2026), menjadi penutup manis perjalanan Kejuaraan Pencak Silat SATE CUP (Sa Ateh Sa Taretanan) 2026. Selama tiga hari, arena pertandingan bukan sekadar menjadi tempat berburu medali, melainkan panggung lahirnya semangat juang, persaudaraan, dan harapan baru bagi masa depan pencak silat di Kabupaten Sampang.


Ratusan pesilat dari berbagai perguruan tampil dengan kemampuan terbaiknya. Setiap laga berlangsung sengit, namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, saling menghormati, serta filosofi luhur pencak silat yang mengajarkan keberanian, kedisiplinan, dan pengendalian diri. Atmosfer kompetisi terasa hidup dengan dukungan para pelatih, official, orang tua, hingga masyarakat yang memadati tribun sejak hari pertama.


Dari seluruh rangkaian pertandingan, Perguruan Nur Harias (NH) berhasil keluar sebagai Juara Umum I setelah mengoleksi poin tertinggi melalui penampilan yang konsisten di berbagai kelas. Di posisi kedua ditempati Perguruan Pamur, sementara Perguruan Jokotole menutup kejuaraan sebagai Juara Umum III. Hasil tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan atlet di masing-masing perguruan terus menunjukkan perkembangan yang positif.


Prosesi penyerahan trofi berlangsung penuh haru. Wajah-wajah bahagia para juara berpadu dengan semangat para atlet yang belum berhasil meraih podium. Di balik setiap medali yang diperebutkan, tersimpan kerja keras, pengorbanan, dan latihan panjang yang telah dijalani para pesilat.


Ketua IPSI Kabupaten Sampang, H. Moh. Munadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan SATE CUP 2026. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan kejuaraan ini merupakan hasil kerja bersama panitia, wasit, juri, pelatih, official, pemerintah daerah, seluruh perguruan, hingga masyarakat yang terus memberikan dukungan.


"Selamat kepada para atlet yang berhasil menjadi juara. Jangan cepat puas karena prestasi harus terus dipertahankan. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Kekalahan hari ini adalah pelajaran untuk menjadi lebih kuat dan lebih baik pada kesempatan berikutnya," ujar H. Moh. Munadi saat menutup kejuaraan.


Ia menegaskan bahwa IPSI Kabupaten Sampang tidak hanya berorientasi pada lahirnya para juara, tetapi juga ingin membentuk pesilat yang memiliki karakter, disiplin, dan akhlak yang baik. Menurutnya, pembinaan atlet akan terus dilakukan secara berjenjang agar mampu mencetak pesilat yang siap bersaing di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.


"Kami berkomitmen terus membangun pembinaan yang berkelanjutan. Harapan kami, dari kejuaraan ini akan lahir atlet-atlet terbaik yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Sampang di berbagai ajang, sekaligus menjaga warisan budaya bangsa melalui pencak silat," tegasnya.


Berakhirnya SATE CUP 2026 bukanlah akhir dari sebuah kompetisi, melainkan awal dari perjalanan panjang para pesilat muda untuk terus mengasah kemampuan dan mengejar mimpi. Kejuaraan ini menjadi bukti bahwa Sampang memiliki potensi besar dalam melahirkan atlet-atlet berprestasi, sekaligus memperkuat tekad bersama menjadikan pencak silat sebagai kebanggaan daerah yang mampu berbicara di level nasional hingga internasional.

Editor :Wir

TerPopuler