Polsek Mariso Kumpulkan Orang Tua Remaja yang Diamankan, Tekankan Pencegahan Geng Motor dan Pengawasan Anak

Polsek Mariso Kumpulkan Orang Tua Remaja yang Diamankan, Tekankan Pencegahan Geng Motor dan Pengawasan Anak

Selasa, 21 Juli 2026, Juli 21, 2026


Subjudul: 

Kapolsek Mariso mengajak orang tua memperketat pengawasan terhadap aktivitas anak, termasuk penggunaan media sosial dan aktivitas di luar rumah, guna mencegah aksi tawuran maupun keterlibatan geng motor.


MAKASSAR – Polsek Mariso menggelar pertemuan bersama orang tua dari sejumlah remaja yang sebelumnya diamankan di wilayah hukumnya sebagai upaya pencegahan kenakalan remaja dan aksi geng motor. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa, 21 Juli 2026, sekitar pukul 13.00 WITA di Mapolsek Mariso.


Pertemuan tersebut membahas permasalahan yang terjadi di kawasan Jalan Metro Tanjung Bunga, tepatnya di depan Mall Phipo, Kelurahan Mattoanging, Kecamatan Mariso, Kota Makassar.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Mariso Kompol Aris Sumarsono, S.H., M.M., Wakapolsek Mariso AKP Kamaruddin, S.H., Kanit Reskrim Iptu Agusalim Gama, S.H., Kanit Sabhara Iptu Faisal Muslatif, S.H., serta Banit Intelkam Bripka Satriadi Gunawan.


Dalam arahannya, Kapolsek Mariso menegaskan bahwa penanganan geng motor menjadi salah satu perhatian serius pimpinan Polri. Oleh karena itu, pihaknya meminta para orang tua memahami langkah kepolisian apabila anak mereka diamankan karena diduga terlibat dalam aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.


Kapolsek juga mengimbau agar orang tua memberikan pengawasan lebih ketat terhadap aktivitas anak, terutama dalam penggunaan media sosial. Menurutnya, media sosial kerap dimanfaatkan sebagai sarana untuk membuat janji tawuran maupun aktivitas negatif lainnya. Selain itu, orang tua diminta mewaspadai penyalahgunaan teknologi, termasuk penggunaan aplikasi pinjaman online oleh anak di bawah umur.


Tidak hanya itu, para orang tua diharapkan lebih aktif memantau pergaulan anak, memeriksa aktivitas di telepon genggam apabila diperlukan, serta membatasi izin keluar rumah pada malam hari. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah anak menjadi korban maupun pelaku tindak pidana.


Kapolsek Mariso juga mengingatkan agar orang tua menyampaikan kepada anak-anak mereka untuk tidak melakukan aksi balas dendam yang dapat memicu konflik lanjutan dan mengganggu situasi kamtibmas.


Berdasarkan hasil analisa dalam kegiatan tersebut, permasalahan diduga dipicu oleh kesalahpahaman di kalangan remaja yang sedang mencari jati diri. Selain itu, terdapat dugaan adanya pengaruh dari oknum juru parkir maupun sejumlah pemuda yang dinilai kurang bertanggung jawab sehingga berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.


Polsek Mariso menilai kegiatan pembinaan bersama orang tua menjadi langkah preventif agar keluarga dapat memberikan perhatian dan pengawasan yang lebih optimal terhadap anak-anak mereka. Kepolisian berharap sinergi antara keluarga dan aparat keamanan mampu mencegah terulangnya aksi tawuran, geng motor, maupun bentuk kenakalan remaja lainnya di wilayah Kota Makassar.

TerPopuler