“Semburan Gas Berapi dari Sumur Bor Hebohkan Warga Omben, BPBD Lakukan Penanganan Darurat”
![]() |
| _Gambar ini di ambil ketika Tim Gabungan Melakukan pengamanan_ |
Presnews.my.id|SAMPANG – Semburan gas yang disertai kobaran api muncul dari sebuah sumur bor milik warga di Dusun Solong Timur, Desa Karanggayam, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Senin (6/7/2026). Peristiwa tersebut memicu respons cepat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang bersama unsur TNI, Polri, pemerintah kecamatan, dan perangkat desa untuk mengantisipasi potensi bahaya.
Sumur bor milik Isnanwar itu sebelumnya telah dikerjakan sejak Rabu (1/7/2026). Berdasarkan hasil asesmen awal, pengeboran mencapai kedalaman sekitar 42 meter.
Saat dilakukan uji coba pada Senin pagi sekitar pukul 08.00 WIB, air masih keluar secara normal tanpa menunjukkan tanda-tanda adanya gangguan. Namun, sekitar pukul 13.00 WIB, kondisi berubah drastis. Dari lubang bor mulai keluar gas yang kemudian menyala dan memunculkan kobaran api dengan tinggi diperkirakan mencapai satu meter.
Mendapat laporan tersebut, BPBD Kabupaten Sampang segera mengirimkan personel ke lokasi untuk melakukan asesmen, mengamankan area, serta melaksanakan langkah-langkah penanganan darurat guna mencegah risiko yang lebih besar terhadap masyarakat sekitar.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sampang, Fajar Arif Taufikurrohman, melalui Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik, Mohammad Hozin, mengatakan penanganan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan lintas instansi.
«"Tim gabungan telah melakukan asesmen dan penanganan awal di lokasi. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memasang tambahan pipa paralon setinggi sekitar dua meter untuk membantu mengendalikan semburan gas. Pemantauan juga terus dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan berkembangnya situasi," ujar Hozin.»
BPBD juga mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi sumur dan tidak menyalakan api di sekitar area hingga hasil pemeriksaan teknis menyatakan kondisi benar-benar aman.
Proses penanganan melibatkan BPBD Kabupaten Sampang, Koramil Omben, Polsek Omben, Pemerintah Kecamatan Omben, pemerintah desa, serta masyarakat setempat yang turut membantu pengamanan lokasi.
Hingga Selasa (7/7/2026), petugas masih melakukan pemantauan secara intensif. Kondisi cuaca yang cerah dilaporkan mendukung proses pengawasan dan penanganan di lapangan.
Fenomena keluarnya gas dari sumur bor ini masih memerlukan kajian teknis lebih lanjut untuk memastikan jenis gas yang muncul, sumber kemunculannya, serta tingkat risiko terhadap keselamatan warga dan lingkungan. Hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan berikutnya.
Editor: Wir
