Bulukumba – Pengurus Besar Kerukunan Keluarga Mahasiswa Bulukumba (PB KKMB) kembali menyoroti lemahnya penanganan dugaan aktivitas pertambangan ilegal di Kabupaten Bulukumba. Sorotan ini ditujukan langsung kepada Kapolres Bulukumba yang dinilai tidak menunjukkan ketegasan dalam mengusut kasus yang diduga telah berlangsung cukup lama tersebut.
Dalam keterangannya, PB KKMB menyebut bahwa aktivitas tambang ilegal yang diduga milik seorang berinisial HA masih terus berjalan tanpa adanya tindakan hukum yang jelas. Padahal, menurut mereka, praktik tersebut telah berlangsung dalam kurun waktu yang tidak singkat dan terindikasi memiliki jaringan yang kuat.
Ironisnya berdasarkan informasi yang beredar di sejumlah media, terdapat dugaan pernyataan HA bahwa telah melakukan setoran ke anggota tipiter polres Bulukumba, sehingga sempat menggegerkan publik. Karena jika ini benar maka ini merupakan bentuk penghianatan kepada negara sebagaimana aparat penegak hukum harus betul betul menjalankan tugas dan fungsinya, maka dari ini kami juga mendorong agar anggota tipiter polres Bulukumba untuk segera di periksa propam Polda Sulsel
“Ini bukan persoalan baru. Dugaan tambang ilegal ini sudah lama beroperasi, namun hingga saat ini belum ada langkah konkret dari aparat penegak hukum, khususnya Polres Bulukumba. Kami menilai Kapolres seolah tidak berdaya dalam menangani kasus ini,” tegas perwakilan PB KKMB.
Lebih lanjut, PB KKMB juga mengungkapkan adanya dugaan bahwa pelaku memiliki kedekatan dengan oknum tertentu sehingga proses penegakan hukum terkesan mandek. Kondisi ini dinilai mencederai rasa keadilan masyarakat serta memperburuk citra penegakan hukum di daerah.
Sebelumnya, PB KKMB telah menggelar aksi demonstrasi di Mapolres Bulukumba pada Senin, 30 Maret lalu, sebagai bentuk protes dan desakan agar kasus tersebut segera diusut tuntas. Namun, hingga saat ini, mereka mengaku belum melihat adanya perkembangan signifikan.
Atas dasar itu, PB KKMB memberikan peringatan tegas. Jika dalam waktu dekat tidak ada atensi serius dari Polres Bulukumba, maka mereka akan membawa persoalan ini ke tingkat yang lebih tinggi.
Jenderal lapangan Ridwan menyampaikan
“Jika tidak ada langkah nyata dari Polres Bulukumba, maka kami tidak akan tinggal diam. PB KKMB akan melaporkan langsung kasus ini ke Polda Sulawesi Selatan agar mendapat penanganan yang lebih serius dan transparan,”
lanjutnya.
PB KKMB menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kasus ini hingga tuntas, serta meminta aparat penegak hukum bertindak profesional tanpa tebang pilih dalam menegakkan hukum, khususnya terhadap praktik-praktik ilegal yang merugikan masyarakat dan lingkungan.

