Presnews.my.id|Sampang – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Robatal dan Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, pada Minggu (4/1/2026), mengakibatkan banjir di sejumlah desa. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang memastikan kondisi terkini masih terkendali dan menetapkan status Siaga 2, Minggu 04-12-2026.
Berdasarkan laporan pemantauan lapangan BPBD Kabupaten Sampang pada pukul 11.20 WIB, genangan air terpantau merendam beberapa desa dengan ketinggian bervariasi. Di Desa Pangilen, ketinggian air mencapai sekitar 50 sentimeter. Sementara di Desa Banyumas genangan air terpantau paling tinggi, yakni sekitar 70 sentimeter. Adapun Desa Kamuning dan Desa Panggung masing-masing terendam air setinggi 40 sentimeter dan 30 sentimeter.
Tak hanya permukiman warga, genangan juga dilaporkan terjadi di sejumlah ruas jalan utama, seperti Jalan Raya Panggung, Jalan Raya Imam Bonjol, dan Jalan Pemuda Satria dengan ketinggian air sekitar 10 sentimeter, namun masih dapat dilalui kendaraan.
BPBD mencatat jumlah warga terdampak mencapai ratusan kepala keluarga (KK). Di Desa Pangilen, sebanyak 30 KK terdampak yang tersebar di Dusun Beben dan Dusun Raduy. Desa Banyumas menjadi wilayah dengan jumlah terdampak terbanyak, yakni 138 KK di Dusun Kajuk, Lenteng, Prajin, dan Trogen. Sementara di Desa Kamuning, total 180 KK terdampak di Dusun Perreng, Tiban, dan Nandi.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sampang melalui Bidang Kedaruratan dan Logistik, Mohammad Hozin, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan langkah-langkah penanganan sejak awal kejadian.
“Sejak menerima laporan, kami langsung melakukan koordinasi dengan pihak terkait, memantau perkembangan kondisi di lapangan, serta menyalurkan bantuan logistik melalui Desa Tangguh Bencana (Destana) untuk didistribusikan kepada warga terdampak,” ujar Mohammad Hozin.
Ia menegaskan, hingga saat ini belum ada warga yang mengungsi dan situasi masih dalam kondisi aman dan terkendali.
“Alhamdulillah, kondisi pengungsi nihil. Cuaca juga terpantau cerah, dan berdasarkan alat Early Warning System (EWS), kondisi air di hulu berada pada level normal dengan ketinggian 4,20 meter,” jelasnya.
Meski demikian, BPBD Kabupaten Sampang mengimbau masyarakat tetap waspada, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan banjir, mengingat potensi cuaca ekstrem masih bisa terjadi.
Untuk keadaan darurat, masyarakat dapat menghubungi Emergency Call BPBD Kabupaten Sampang di nomor 0817-0322-4440.(Wir)

