Presnews.my.id|Sampang – Duka menyelimuti Dusun Gajam, Desa Tambaan, Kecamatan Camplong. Setelah pencarian yang menegangkan, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan jasad bocah yang tenggelam di aliran Sungai Tambaan pada Minggu (22/2/2026) pukul 06.25 WIB.
Korban diketahui bernama Miftah (8). Tubuh kecilnya ditemukan di bawah Jembatan Camplong pada hari kedua operasi pencarian. Suasana haru pecah saat proses evakuasi berlangsung dan jenazah diserahkan kepada keluarga.
Kalaksa BPBD Kabupaten Sampang melalui kasi Kedaruratan dan Logistik, Mohammad Hozin, mengungkapkan bahwa upaya pencarian dilakukan secara intensif sejak laporan diterima.
“Pada hari kedua operasi, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban atas nama Miftah di bawah Jembatan Camplong. Setelah dievakuasi, jenazah langsung kami serahkan kepada keluarga. Dengan demikian operasi SAR resmi kami tutup,” ujar Mohammad Hozin.
Peristiwa memilukan ini bermula ketika korban bersama dua rekannya mandi di aliran Sungai Tambaan. Namun keceriaan anak-anak itu berubah menjadi kepanikan.
Sekitar setelah waktu Ashar, seorang warga bernama Paedi menemukan Hasan Basri (10) di plengsengan dalam kondisi lemas. Dari keterangan korban selamat, diketahui tiga anak sempat bermain di sungai, dan satu di antaranya, Miftah, diduga tenggelam.
Berbekal informasi tersebut, Tim SAR Gabungan langsung bergerak melakukan penyisiran hingga akhirnya korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Data korban:
Miftah (8) — ditemukan meninggal dunia
Hasan Basri (10) — selamat, dalam perawatan
Amin (10) — selamat
Operasi pencarian melibatkan BPBD Kabupaten Sampang, Basarnas Pos SAR Sumenep, Sat Polairud Polres Sampang, Polsek Camplong, serta warga sekitar. Selama proses berlangsung, cuaca di wilayah Kabupaten Sampang terpantau mendung, menambah suasana pilu di lokasi.
BPBD mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dan meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar sungai, demi mencegah tragedi serupa kembali terjadi.(Wir)

