“Cicit KH. Asy’ari, Gus Rahman Tegaskan Pesan Ulama: Jaga Persatuan Bangsa”

“Cicit KH. Asy’ari, Gus Rahman Tegaskan Pesan Ulama: Jaga Persatuan Bangsa”

Minggu, 31 Agustus 2025, Agustus 31, 2025



Presnews.my.id - Dalam beberapa pekan terakhir, Ketua PENGDA Jawa Timur, Waliyur Rahman atau yang akrab disapa Gus Rahman, intens melakukan safari religi dengan bersilaturahmi ke sejumlah kiai besar dan ulama Nusantara yang juga dikenal sebagai guru-gurunya.


Usai beberapa kali sowan ke KH. Abdul Ghofur di Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Gus Rahman turut mendampingi gurunya, Gus Muwafiq, dalam berbagai agenda keagamaan di Gresik dan Lamongan. Tidak lama berselang, ia langsung bertolak ke Jakarta, bertepatan dengan maraknya aksi demonstrasi di Ibu Kota.


Santer beredar kabar, pemuda kelahiran Gresik 37 tahun silam itu mendapat amanah khusus dari para guru spiritualnya untuk mempersiapkan diri mengemban salah satu jabatan strategis di organisasi keagamaan.


Lahir di Desa Gumeno, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Gus Rahman merupakan putra almarhum KH. Ali Hasan Asy’ari. Ia dikenal memiliki karakter unik, kadang terkesan nyeleneh, namun cerdas dalam membaca peluang serta tenang dalam mengambil keputusan strategis, khususnya dalam berorganisasi.


“Kami sebenarnya ke Jakarta untuk urusan pekerjaan. Kebetulan bersamaan ada acara Haul di Pondok Pesantren Darul Falah, Indramayu, Jawa Barat, yang dihadiri KH. Said Aqil Husin, Menteri Agama KH. Nasaruddin Umar, dan guru kami Maulana Habib Luthfi bin Yahya dari Kanzus Pekalongan. Alhamdulillah, meski waktunya terbatas, kami bisa sowan pada beliau-beliau,” ungkap Gus Rahman.


Ia menambahkan, pesan para kiai dalam situasi bangsa saat ini adalah agar umat senantiasa memperbanyak doa, menjaga persatuan, dan tidak mudah terpecah belah.

“Semoga Allah SWT selalu melindungi kita semua, memberi keselamatan, serta menjadikan kita mampu saling menahan diri, menghargai satu sama lain, dan bersatu padu sebagai warga Negara Republik Indonesia,” tutup pemilik usaha tambang dolomit dan batu gamping tersebut.(Red) 

TerPopuler